Garut, HarianMurba.com – Para pengguna jalan yang melintasi jalur penghubung utama di wilayah utara Kabupaten Garut harus menghadapi antrean kendaraan yang cukup panjang pada awal pekan ini. Kemacetan tersebut dipicu oleh insiden teknis yang dialami sebuah truk toronton di kawasan Lebak Jero, Kecamatan Kadungora.
Peristiwa yang terjadi pada Senin (4/5/2026) ini sempat melumpuhkan sebagian ruas jalan karena posisi truk yang menghalangi lajur utama. Mengingat Lebak Jero adalah titik krusial bagi arus logistik dan mobilitas warga, tumpukan kendaraan pun tidak terhindarkan.
Respon Cepat Kepolisian di Titik Kepadatan
Guna mencegah kekacauan lalu lintas yang lebih parah, jajaran Polsek Kadungora segera mengambil langkah taktis di lapangan. Petugas melakukan pengaturan manual dan memberikan ruang bagi kendaraan dari dua arah secara bergantian.
Kapolsek Kadungora, Kompol Alit Kadarusman, menjelaskan bahwa pihaknya telah memobilisasi tim ke zona merah kemacetan. Menurutnya, prioritas utama adalah memastikan kendaraan tetap bisa bergerak meski dalam kecepatan terbatas.
“Kami langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas dengan sistem buka tutup serta berkoordinasi dalam proses evakuasi kendaraan,” ungkap Kompol Alit saat memberikan keterangan di sela-sela penanganan jalan.
Setelah beberapa jam penanganan intensif dan koordinasi dengan tim derek, kondisi di lapangan mulai menunjukkan tanda-tanda membaik. Meskipun sisa kepadatan masih terasa, aliran kendaraan perlahan mulai mengalir lancar kembali.
“Alhamdulillah, arus lalu lintas saat ini berangsur normal meskipun sempat terjadi kepadatan,” tutur perwira menengah polri tersebut menambahkan.
Imbauan Keselamatan dan Kesiapan Kendaraan
Selain melakukan evakuasi fisik truk toronton yang mengalami patah as tersebut, polisi juga aktif memberikan rambu peringatan di sekitar lokasi. Hal ini dilakukan agar pengendara dari arah Bandung maupun Garut tidak terjebak dalam posisi yang berbahaya saat mendekati titik kejadian.
Lebih lanjut, pihak kepolisian menekankan pentingnya disiplin bagi seluruh elemen pengguna jalan dalam situasi darurat seperti ini. Kompol Alit Kadarusman mengingatkan bahwa kesabaran pengendara sangat membantu petugas dalam mempercepat proses normalisasi jalan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap tertib berlalu lintas, bersabar, serta mengikuti arahan petugas demi kelancaran dan keselamatan bersama,” tegas Kapolsek Kadungora dalam pernyataan penutupnya.
Sebagai catatan tambahan bagi para pengusaha logistik dan pengemudi angkutan berat, insiden di Lebak Jero ini menjadi pengingat pentingnya pengecekan kelaikan armada secara berkala. Medan jalan di wilayah Kadungora yang memiliki kontur variatif menuntut kondisi komponen kendaraan, seperti as roda dan sistem pengereman, dalam keadaan prima guna menghindari gangguan mobilitas publik di masa mendatang.***







