Riset UB Buktikan Lulusan SOTH Lamongan Lebih Sabar, 285 Ibu Diwisuda

Kamis, 14 Mei 2026 - 05:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat memberikan ijazah kepada wisudawati SOTH di Pendopo Lokatantra

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat memberikan ijazah kepada wisudawati SOTH di Pendopo Lokatantra

LAMONGAN – Fondasi ketahanan keluarga di Kabupaten Lamongan kini semakin kokoh dengan lahirnya ratusan orang tua terdidik. Sebanyak 285 wisudawati resmi menyandang gelar “Orang Tua Hebat” setelah menuntaskan program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) Angkatan ke-7 Tahun 2026.

Wisuda yang berlangsung khidmat di Pendopo Lokatantra pada Rabu (13/5) ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mengintervensi kualitas sumber daya manusia sejak dari unit terkecil, yakni keluarga. Program ini tidak lagi sekadar instrumen medis untuk isu kesehatan, melainkan gerakan sosial pendidikan.

Bukti Ilmiah Perubahan Perilaku

Berbeda dengan sekadar sosialisasi singkat, SOTH didukung oleh data riset yang valid. Penelitian dari Universitas Brawijaya (UB) menunjukkan adanya transformasi signifikan pada perilaku lulusannya. Para ibu kini memiliki pola asuh yang lebih hangat, responsif, dan konsisten terhadap tumbuh kembang anak.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyoroti aspek psikologis yang muncul dari hasil riset tersebut.

“Hasil riset tersebut juga menangkap perubahan positif di mana para ibu menjadi lebih sabar dalam menghadapi anak,” ungkap pria yang akrab disapa Bupati Yes tersebut saat ditemui di lokasi acara.

Lebih lanjut, Bupati Yes menambahkan bahwa perubahan sikap ibu tersebut membawa dampak domino pada mentalitas generasi penerus.

“yang secara langsung berdampak pada meningkatnya rasa percaya diri pada sang buah hati,” jelas orang nomor satu di Lamongan itu merujuk pada temuan akademis UB.

Kurikulum Terukur untuk Ketahanan Bangsa

Keberhasilan SOTH diakui terletak pada metode pembelajarannya yang sistematis. Program ini dirancang sedemikian rupa agar orang tua memiliki panduan yang jelas dalam mendidik anak di era modern.

“Mengapa SOTH disebut sekolah? Karena kurikulumnya jelas dan bersandar,” tegas Bupati Yes di hadapan para undangan.

Beliau meyakini bahwa bekal teori dan praktik yang diterima selama sekolah akan menjadi senjata utama para ibu dalam menjaga stabilitas rumah tangga.

“Saya yakin lulusan angkatan ke-7 ini mampu mempraktikkan ilmunya di rumah,” kata Bupati Yes dengan nada optimis.

Bagi Pemkab Lamongan, visi besar program ini melampaui statistik kesehatan semata. Ada target jangka panjang yang ingin dicapai melalui penguatan peran orang tua.

“Fokus kita bukan hanya menurunkan angka stunting, tetapi jauh lebih besar dari itu, yakni membangun ketahanan keluarga yang kokoh,” tutur Bupati Lamongan tersebut menutup arahannya.

Sebaran Wilayah dan Inovasi “SOTH Mandiri Plus”

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Lamongan, Aini Mas’idha, memaparkan distribusi peserta wisuda kali ini. Para lulusan berasal dari 13 desa yang mencakup enam wilayah strategis.

“285 wisudawati kali ini berasal dari 13 desa yang tersebar di enam kecamatan, yakni Kecamatan Lamongan, Sukorame, Kedungpring, Deket, Sambeng, dan Karangbinangun,” papar Aini dalam laporan resminya.

Keberhasilan kolektif ini membawa Lamongan meraih prestasi gemilang di tingkat provinsi. Saat ini, Lamongan sukses menempati peringkat ke-2 terbaik di Jawa Timur dalam hal percepatan penurunan angka stunting.

Sebagai langkah keberlanjutan, DP3AKB tengah menyiapkan terobosan baru agar edukasi pola asuh ini bisa menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat tanpa terbatas sekat administratif desa.

“Ke depan, pihaknya tengah merumuskan SOTH Mandirii Plus yang tidak hanya menyasar desa-desa, tetapi kelompok masyarakat dan komunitas,” pungkas Aini Mas’idha menjelaskan rencana strategis masa depan.

Follow WhatsApp Channel www.harianmurba.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kades KDN Bergerak Cepat, Usulkan 225 Tiang Listrik Demi Kenyamanan Warga Simpang Padang
Aksi Unik di Duri: Jum’at berkah Ormas Tuah Aliansi Anak Melayu Bagikan Air Mineral Berhadiah Uang Tunai Rp50 Ribu hingga ke Pelosok Gang
Realisasikan Dana Desa (DD) Tahap II Tahun 2026, Pemerintah Desa Pematang Pasir Bangun Drainase Pemukiman
Kapolres Purwakarta Perkuat Sinergi dengan PT Indorama, Dorong Kolaborasi Jaga Kondusivitas Dunia Industri
Gema Tahniah dan Doa Istikamah Tuah Aliansi Anak Melayu di Milad ke-43 Kapolres Bengkalis
Darurat Kacamata Hitam di Duri: Menakar Radiasi Aura Kemapanan Ketua Umum Tuah Aliansi Anak Melayu
Polda Lampung Perkuat Pencarian 5 Wartawan dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Hari Olahraga Nasional ke-43, Kapolres Purwakarta Ajak Personel Jaga Kebugaran untuk Dukung Pelayanan kepada Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 05:28 WIB

Kades KDN Bergerak Cepat, Usulkan 225 Tiang Listrik Demi Kenyamanan Warga Simpang Padang

Jumat, 11 September 2026 - 20:32 WIB

Aksi Unik di Duri: Jum’at berkah Ormas Tuah Aliansi Anak Melayu Bagikan Air Mineral Berhadiah Uang Tunai Rp50 Ribu hingga ke Pelosok Gang

Jumat, 11 September 2026 - 12:40 WIB

Realisasikan Dana Desa (DD) Tahap II Tahun 2026, Pemerintah Desa Pematang Pasir Bangun Drainase Pemukiman

Kamis, 10 September 2026 - 22:04 WIB

Kapolres Purwakarta Perkuat Sinergi dengan PT Indorama, Dorong Kolaborasi Jaga Kondusivitas Dunia Industri

Kamis, 10 September 2026 - 14:22 WIB

Darurat Kacamata Hitam di Duri: Menakar Radiasi Aura Kemapanan Ketua Umum Tuah Aliansi Anak Melayu

Berita Terbaru