DURI GEGER! Bioskop Mini Mancy Jadi Tempat ‘Bercocok Tanam’ Bocil, Aparat Razia Seremonial atau Kenyang Menu Kantin Pemda?

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkalis – Kota Duri mendadak geger geden! Kompleks Mancy yang biasanya jadi tempat nongkrong estetik, kini dicap jadi markas maksiat terselubung.

Sebuah studio bioskop mini bernama LAVO DISC ketahuan beralih fungsi dari tempat nonton film menjadi tempat “bercocok tanam” anak di bawah umur.

Hebatnya, legalitas tempat ini dipertanyakan. Di saat masyarakat bingung apakah studio ini punya kontrak resmi dengan produser film dan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) soal royalti pemutaran film komersial, mereka justru super longgar menyaring penonton bocil yang mau mesum di siang bolong!

Kasus keji ini terbongkar bukan karena kehebatan intelijen aparat atau patroli rutin yang digembar-gemborkan.

Skandal ini pecah berkat kepekaan seorang Guru Bimbingan Konseling (BK) di sekolah korban.

Mendengar pengakuan trauma sang murid yang dipaksa melayani pelaku berkali-kali, orang tua korban langsung bergegas membuat laporan ke Polsek Mandau dengan Nomor Laporan: LP/B/64/II/2026/SPKT/RIAU/RES-BKS/SEK-MDU.

Polisi membenarkan aksi bejat ini sudah terjadi sejak November 2025 lalu sekitar pukul 14.00 WIB di dalam bioskop mini Jalan Sudirman, Kelurahan Air Jamban. Artinya, aksi ini dilakukan saat jam dinas pemerintah sedang aktif-aktifnya!

Setelah “tertidur” cukup lama sejak kejadian tahun lalu, Tim Opsnal Polsek Mandau akhirnya bergerak cepat dan menciduk pelaku berinisial A.J.S (23) pada Rabu malam, 13 Mei 2026, di Jalan Alhamra tanpa perlawanan.

Pelaku sukses masuk sel dengan jeratan UU Perlindungan Anak, sementara manajemen bioskop masih melenggang bebas.

Ketika awak media mendatangi lokasi di kompleks Mancy Duri pada Kamis, 14 Mei 2026, wartawan justru disambut oleh sistem birokrasi kelas tinggi dari seorang penjaga studio.

Dengan wajah tanpa dosa, si penjaga mengatakan, “Kalau mau wawancara pimpinan harus dibuatkan janji dulu dengan pimpinan melalui tangan kanannya.”

Publik pun tertawa getir. Sekadar bioskop mini di Duri saja protokolnya sudah mirip menyentuh menteri.

Punya “tangan kanan”, “tangan kiri”, dan mungkin “kaki tangan” untuk bersembunyi dari tanggung jawab moral.

Skandal ini langsung memicu pertanyaan besar dari masyarakat Duri terkait kinerja aparat kepolisian dan pemerintahan ketertiban daerah (Kantib).

Apakah agenda razia penyakit masyarakat (pekat) yang sering dipamerkan selama ini hanya sekadar seremonial belaka demi menggugurkan kewajiban?

Atau jangan-jangan, pengawasan mendadak tumpul karena pajak bulanan dari Bioskop Mini Mancy ini sudah mengalir lancar dan berubah menjadi menu makan siang mewah di kantin kantor pemerintahan?

Masyarakat heran, bagaimana bisa tempat usaha di pusat keramaian Air Jamban bisa lolos dari pengawasan ketat, sampai anak sekolah bisa bolos dan berbuat asusila di dalam studio tanpa terdeteksi aparat.

Geram dengan rusaknya moral generasi muda, warga Duri bersatu menyuarakan tuntutan keras.

Melalui berbagai diskusi publik dan media sosial, masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk segera:

  1. Mencabut total izin usaha LAVO DISC di Kompleks Mancy.
  2. Menutup tempat tersebut secara permanen tanpa ada negosiasi di bawah meja.
  3. Melakukan sidak total ke seluruh bioskop mini dan tempat hiburan sejenis di Mandau.

Warga menegaskan, Duri adalah kota beradat, bukan tempat penyedia bilik mesum berkedok layar bioskop.

Jika pemerintah dan aparat masih lambat bertindak, jangan salahkan jika warga yang akan datang menyegel tempat itu sendiri.***

 

 

(FN)

Follow WhatsApp Channel www.harianmurba.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Dugaan Transaksi Alat Berat, Muhammad Solikin Merasa Dijadikan Tumbal
DPR Curigai Keterlibatan Oknum di Balik Ekspor 99 Ribu Motor Ilegal ke Afrika
Sanksi Pecat Menanti ASN Bogor Terlibat Narkoba, Rudy Susmanto: Tak Ada Toleransi!
Momen Ibadah Dimanfaatkan Pencuri, Polres Garut Ringkus Pembobol Rumah di Banjarwangi
Gandeng 3 Lembaga Negara, DPP Perempuan Bangsa Kawal Korban Kekerasan Seksual di Pati
Mutasi Polri 2026: 108 Perwira Dirotasi, Polwan Promosi dan 9 Kapolda Berganti
DPR Kecam Kelambanan Hukum Kasus Santri di Pati: Jangan Korbankan Korban demi Nama Baik
Ujian Legitimasi Negara: Puan Maharani Desak Penangkapan Segera Oknum TNI Pelaku Kekerasan Seksual

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:00 WIB

Kasus Dugaan Transaksi Alat Berat, Muhammad Solikin Merasa Dijadikan Tumbal

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:11 WIB

DURI GEGER! Bioskop Mini Mancy Jadi Tempat ‘Bercocok Tanam’ Bocil, Aparat Razia Seremonial atau Kenyang Menu Kantin Pemda?

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:40 WIB

DPR Curigai Keterlibatan Oknum di Balik Ekspor 99 Ribu Motor Ilegal ke Afrika

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:07 WIB

Sanksi Pecat Menanti ASN Bogor Terlibat Narkoba, Rudy Susmanto: Tak Ada Toleransi!

Senin, 11 Mei 2026 - 22:51 WIB

Momen Ibadah Dimanfaatkan Pencuri, Polres Garut Ringkus Pembobol Rumah di Banjarwangi

Berita Terbaru