Identitas Mayat di Cibatu Garut Terungkap, Korban Ternyata Warga Subang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian melakukan olah TKP penemuan mayat pria di sebuah selokan Desa Sukalilah, Cibatu, Garut

Petugas kepolisian melakukan olah TKP penemuan mayat pria di sebuah selokan Desa Sukalilah, Cibatu, Garut

Garut, HarianMurba.com – Aparat kepolisian berhasil mengungkap jati diri jasad pria yang ditemukan di dalam selokan kawasan Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut.

Awalnya petugas sempat kesulitan melakukan proses identifikasi karena menemukan beberapa dokumen KTP dan SIM dengan nama berbeda di sekitar lokasi kejadian.

Setelah melalui penelusuran mendalam, korban dipastikan bernama Asep Surahman (42) yang tercatat sebagai warga Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Peristiwa yang menggemparkan warga Kampung Salagedang, Desa Sukalilah ini bermula saat seorang saksi sedang beraktivitas pada Jumat (1/5/2026) pagi.

“Saksi awalnya curiga karena di lokasi tersebut sering dijadikan tempat pembuangan sampah.” ungkap Kapolsek Cibatu, AKP Amirudin Latif, menjelaskan kecurigaan awal warga.

Saksi tersebut mulanya berniat memeriksa kondisi kebersihan saluran air yang berada di lingkungan RT 001 RW 003 sekitar pukul 06.00 WIB.

“Saat diperiksa, ternyata ditemukan sesosok mayat pria tergeletak di dalam selokan,” imbuh AKP Amirudin Latif menggambarkan detik-detik penemuan mengejutkan tersebut.

Kondisi korban saat ditemukan masih mengenakan pakaian lengkap berupa kaos hitam lengan panjang, celana panjang warna coklat, serta sepatu.

Tim medis dari Puskesmas Kersamanah telah melakukan pengecekan awal sebelum jasad korban akhirnya dirujuk ke RSUD Garut untuk pemeriksaan lebih dalam.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.” tutur perwira polisi tersebut terkait kondisi fisik Asep Surahman.

Pihak berwajib kini tengah bekerja keras mengumpulkan keterangan saksi tambahan untuk merangkai kronologi perjalanan korban sebelum sampai di lokasi kejadian.

“Untuk penyebab kematian masih dalam penyelidikan dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak RSUD Garut,” pungkas Kapolsek dalam pernyataan resminya.

Hingga saat ini, area penemuan telah dipasangi garis polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut demi memastikan penyebab pasti kematian warga Subang tersebut.***

Follow WhatsApp Channel www.harianmurba.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sanitasi Lingkungan Jadi Kunci, Arzeti Bilbina Minta Warga Tak Panik Hantavirus
Dua WNA Singapura Tewas di Dukono, DPR Desak Penerapan Zero Tolerance Pendakian
Tragedi dr Myta: Neng Eem Marhamah Soroti Dugaan Eksploitasi ‘Tenaga Kerja Murah’ di RS
Jalur Kadungora Garut Macet, Truk Patah As di Lebak Jero Picu Sistem Buka Tutup
Investigasi Beban Kerja Dokter Magang, Kemenkes Kirim Tim ke Jambi
Penyanderaan WNI di Somalia, Komisi I DPR Minta Prabowo Ambil Langkah Strategis
Sahroni Desak Investigasi Menyeluruh Terhadap Manajemen Taksi Listrik Green SM
The Rise of Side Hustles: How Gen Z Is Redefining Work

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:57 WIB

Sanitasi Lingkungan Jadi Kunci, Arzeti Bilbina Minta Warga Tak Panik Hantavirus

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:30 WIB

Dua WNA Singapura Tewas di Dukono, DPR Desak Penerapan Zero Tolerance Pendakian

Senin, 4 Mei 2026 - 21:47 WIB

Tragedi dr Myta: Neng Eem Marhamah Soroti Dugaan Eksploitasi ‘Tenaga Kerja Murah’ di RS

Senin, 4 Mei 2026 - 21:34 WIB

Jalur Kadungora Garut Macet, Truk Patah As di Lebak Jero Picu Sistem Buka Tutup

Senin, 4 Mei 2026 - 21:26 WIB

Investigasi Beban Kerja Dokter Magang, Kemenkes Kirim Tim ke Jambi

Berita Terbaru