Bogor – Aksi kemanusiaan menjadi kado spesial dalam memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 tahun 2026. Sebanyak 100 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor mendapatkan layanan khitanan gratis yang diinisiasi oleh TP-PKK Kabupaten Bogor bekerja sama dengan RSUD Bhakti Padjajaran Cibinong.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (9/5/2026) ini tidak hanya melibatkan tenaga medis, tetapi juga menggandeng Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bogor. Sinergi lintas organisasi ini bertujuan untuk memperluas jangkauan pelayanan sosial dan kesehatan bagi masyarakat Bumi Tegar Beriman.
Fokus pada Peningkatan Kesehatan Anak
Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor, Ny. Eva Rudy Susmanto, menegaskan bahwa agenda ini adalah manifestasi nyata dari program kerja organisasi dalam menyentuh kebutuhan dasar warga.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ungkap Ny. Eva Rudy Susmanto saat memberikan keterangan di lokasi acara.
Ia menambahkan bahwa peran PKK tidak bisa dilepaskan dari upaya memastikan kesehatan generasi muda sejak dini. Kehadiran DWP dalam kolaborasi ini memperkuat dukungan moral dan teknis di lapangan.
“Serta menjadi wujud kepedulian TP-PKK bersama DWP Kabupaten Bogor dalam mendukung kesehatan anak-anak di Kabupaten Bogor,” tegas istri Penjabat Bupati Bogor tersebut.
Distribusi Peserta dan Dukungan Internal
Data panitia menunjukkan sebaran peserta mencakup delapan kecamatan di Korwil 2, yakni Cibinong, Sukaraja, Babakan Madang, Bojong Gede, Tajur Halang, Kemang, Parung, dan Ciseeng dengan total 71 anak.
Menariknya, program ini juga menyasar internal instansi. Sebanyak 20 anak berasal dari keluarga besar RSUD Bhakti Padjajaran (unsur keamanan dan OB), serta 9 anak dari tim pesapon Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor.
Direktur RSUD Bhakti Padjajaran Cibinong, Yukie Meistisia Anandaputri Satoto, memastikan seluruh prosedur medis dijalankan dengan standar tinggi untuk menjamin keamanan para peserta.
“Hari ini ada 100 anak yang dilakukan khitanan dan semuanya dalam kondisi sehat,” tutur Yukie Meistisia.
Pihak manajemen rumah sakit mengapresiasi langkah TP-PKK yang memilih RSUD Bhakti Padjajaran sebagai mitra strategis dalam perayaan HJB tahun ini.
“Mudah-mudahan kegiatan berjalan lancar dan membawa berkah. Terima kasih atas kolaborasi yang luar biasa ini,” tambah pimpinan RSUD tersebut.
Dampak Langsung bagi Ekonomi Keluarga
Bagi warga, layanan khitanan massal ini merupakan bantuan ekonomi yang signifikan di tengah perayaan hari jadi kabupaten. Tini, salah satu orang tua peserta asal Kelurahan Cibinong, tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya.
“Kami sebagai masyarakat sangat terbantu dan bersyukur anak kami bisa ikut dalam kegiatan ini,” kata Tini dengan nada haru.
Ucapan terima kasih juga dialamatkan kepada jajaran pemerintah daerah yang dinilai peka terhadap kebutuhan rakyat kecil melalui skema bakti sosial seperti ini.
“Semoga TP-PKK dan DWP Kabupaten Bogor semakin maju dan selalu peduli kepada masyarakat,” pungkas ibu rumah tangga tersebut.
Keberhasilan acara ini menjadi sinyal bahwa peringatan HJB ke-544 tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan dampak berkelanjutan pada kualitas hidup masyarakat. Kedepannya, model kolaborasi antara organisasi pemberdayaan perempuan dan fasilitas kesehatan plat merah ini diharapkan dapat direplikasi dalam program-program kesehatan preventif lainnya di Kabupaten Bogor.***







