HarianMurba.com – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai menteri pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa pengunduran diri tersebut berkaitan dengan langkah Nasaruddin Umar untuk mengikuti pemilihan Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur.
Berdasarkan informasi yang diterima NKRI24JAM.com, surat pengunduran diri Nasaruddin Umar dikabarkan telah disampaikan kepada pihak Istana.
Selain itu, pihak Istana disebut telah memberikan persetujuan atas pengunduran diri tersebut.
Hal ini dikaitkan dengan aturan internal PBNU yang mewajibkan calon ketua umum yang masih menduduki jabatan di pemerintahan untuk mengundurkan diri.
Lalu, seperti apa rekam jejak Nasaruddin Umar yang kini dikabarkan masuk dalam bursa calon Ketua Umum PBNU?
Profil Nasaruddin Umar
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa Nasaruddin Umar lahir di Ujung-Bone, Sulawesi Selatan, pada 23 Juni 1959.
Ia dikenal sebagai tokoh yang memiliki pengaruh besar, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Berbagai karya dan pemikirannya turut memberikan kontribusi terhadap perkembangan Islam, khususnya di Indonesia.
Nasaruddin Umar resmi dilantik sebagai Menteri Agama oleh Presiden Prabowo Subianto pada 21 Oktober 2024.
Selain menjabat sebagai Menteri Agama, ia juga masih tercatat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta sejak 2016 serta Ketua Harian Badan Pengelola Masjid Istiqlal sejak 2021.
Rekam Jejak Akademik dan Jabatan
Nasaruddin Umar juga pernah menjadi anggota Kelompok Ahli Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sejak 2024 serta anggota Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan Republik Indonesia sejak tahun yang sama.
Di bidang akademik, ia merupakan Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta sejak 2005.
Ia juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Persaudaraan Imam Masjid Indonesia (IPIM) sejak 2019.
Sepanjang perjalanan kariernya, Nasaruddin Umar pernah menjabat sebagai Guru Besar Luar Biasa Universitas Indonesia pada periode 2006–2010, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Departemen Agama pada 2006–2012, serta Wakil Menteri Agama Republik Indonesia pada 2012–2014. ***







