Purwakarta – Keberadaan saluran pembuangan limbah di salah satu usaha kuliner bakso dan mie ayam yang berlokasi di Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, menuai keluhan dari warga sekitar, Selasa (23/6).
Pasalnya, limbah yang diduga berasal dari aktivitas usaha tersebut disebut-sebut menimbulkan bau menyengat yang mengganggu kenyamanan masyarakat.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Selasa (23/06/2026), terlihat saluran drainase yang berada di samping bangunan usaha dalam kondisi kurang terawat.
Air berwarna gelap mengalir di saluran terbuka dan menimbulkan aroma tidak sedap yang tercium hingga ke area sekitar.
Warga berharap persoalan tersebut segera mendapat perhatian serius dari pengelola usaha maupun instansi terkait.
Menurut mereka, pengelolaan limbah yang baik merupakan kewajiban setiap pelaku usaha guna menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Baunya cukup menyengat, apalagi saat cuaca panas. Kami berharap ada penanganan agar tidak mengganggu warga maupun pengunjung yang melintas,” ujar salah seorang warga di sekitar lokasi.
Selain menimbulkan ketidaknyamanan, kondisi saluran limbah tersebut juga dikhawatirkan berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola sesuai standar.
Warga meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk melakukan pengecekan dan memastikan sistem pengolahan limbah yang digunakan telah memenuhi ketentuan yang berlaku.
Pengelolaan limbah usaha makanan dan minuman menjadi salah satu aspek penting yang harus diperhatikan.
Limbah cair hasil pencucian peralatan, sisa makanan, maupun kuah berpotensi menimbulkan bau dan pencemaran apabila langsung dibuang ke saluran terbuka tanpa pengolahan terlebih dahulu.
Masyarakat berharap adanya evaluasi serta pembinaan terhadap pelaku usaha agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengabaikan aspek lingkungan dan kenyamanan warga sekitar.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola usaha belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga mengenai dugaan bau menyengat yang berasal dari saluran limbah di lokasi tersebut.***
(Eva NR)







