Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Saluran Limbah Kedai Bakso di Bungursari Dikeluhkan Warga

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purwakarta – Keberadaan saluran pembuangan limbah di salah satu usaha kuliner bakso dan mie ayam yang berlokasi di Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, menuai keluhan dari warga sekitar, Selasa (23/6).

 

Pasalnya, limbah yang diduga berasal dari aktivitas usaha tersebut disebut-sebut menimbulkan bau menyengat yang mengganggu kenyamanan masyarakat.

 

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Selasa (23/06/2026), terlihat saluran drainase yang berada di samping bangunan usaha dalam kondisi kurang terawat.

 

Air berwarna gelap mengalir di saluran terbuka dan menimbulkan aroma tidak sedap yang tercium hingga ke area sekitar.

 

Warga berharap persoalan tersebut segera mendapat perhatian serius dari pengelola usaha maupun instansi terkait.

 

Menurut mereka, pengelolaan limbah yang baik merupakan kewajiban setiap pelaku usaha guna menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

 

“Baunya cukup menyengat, apalagi saat cuaca panas. Kami berharap ada penanganan agar tidak mengganggu warga maupun pengunjung yang melintas,” ujar salah seorang warga di sekitar lokasi.

 

Selain menimbulkan ketidaknyamanan, kondisi saluran limbah tersebut juga dikhawatirkan berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola sesuai standar.

 

Warga meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk melakukan pengecekan dan memastikan sistem pengolahan limbah yang digunakan telah memenuhi ketentuan yang berlaku.

 

Pengelolaan limbah usaha makanan dan minuman menjadi salah satu aspek penting yang harus diperhatikan.

 

Limbah cair hasil pencucian peralatan, sisa makanan, maupun kuah berpotensi menimbulkan bau dan pencemaran apabila langsung dibuang ke saluran terbuka tanpa pengolahan terlebih dahulu.

 

Masyarakat berharap adanya evaluasi serta pembinaan terhadap pelaku usaha agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengabaikan aspek lingkungan dan kenyamanan warga sekitar.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola usaha belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga mengenai dugaan bau menyengat yang berasal dari saluran limbah di lokasi tersebut.***

 

 

 

(Eva NR)

Follow WhatsApp Channel www.harianmurba.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivitas Anak Krakatau Meningkat, Pemkab Lampung Selatan Ingatkan Warga Gunakan Masker dan Tingkatkan Kewaspadaan
Sigap Bertindak, Polisi Amankan Pria Diduga Palak Warga di Minimarket Purwakarta
Operasi Libas Lodaya 2026, Polres Purwakarta Ungkap 13 Kasus Kejahatan dan Amankan 9 Tersangka
Kanal Kering dan Angin Kencang, Salman Alfarisi Gerakkan 62 Personel Jinakkan Api di Lahan Gambut
Mobil Pengangkut Bantuan Pangan Alami Laka Tunggal di Tanjakan Kampung Pagadungan, Polri Hadir Tangani Situasi
Hendak Menyerahkan Penjual Obat Keras Terlarang Daftar G, Lima Wartawan Malah Ditetapkan Tersangka oleh Polsek Teluknaga
Anggota AWPI Bandar Lampung Dikeroyok Preman Saat Liputan Proyek Gapura UIN Raden Intan Lampung
Yusril Angkat Bicara soal Dugaan Galian Tanpa Izin: Sebut sebagai Program Prioritas Nasional Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:45 WIB

Aktivitas Anak Krakatau Meningkat, Pemkab Lampung Selatan Ingatkan Warga Gunakan Masker dan Tingkatkan Kewaspadaan

Sabtu, 5 September 2026 - 17:07 WIB

Sigap Bertindak, Polisi Amankan Pria Diduga Palak Warga di Minimarket Purwakarta

Kamis, 3 September 2026 - 21:18 WIB

Operasi Libas Lodaya 2026, Polres Purwakarta Ungkap 13 Kasus Kejahatan dan Amankan 9 Tersangka

Kamis, 3 September 2026 - 20:30 WIB

Kanal Kering dan Angin Kencang, Salman Alfarisi Gerakkan 62 Personel Jinakkan Api di Lahan Gambut

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:23 WIB

Mobil Pengangkut Bantuan Pangan Alami Laka Tunggal di Tanjakan Kampung Pagadungan, Polri Hadir Tangani Situasi

Berita Terbaru