Kisah Haru di RSU Mutiasari Duri: Saat Senyuman dan Keramahan Dokter Jadi Obat Penenang Keluarga Pasien

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKALIS — Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti Rumah Sakit Umum (RSU) Mutiasari yang berlokasi di Jalan Kebun Karet, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Sejumlah pasien dan keluarga secara khusus menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih yang mendalam kepada tim medis atas pelayanan luar biasa yang mereka terima.

Ungkapan terima kasih tersebut disampaikan baik secara tertulis maupun lisan kepada para dokter dan perawat, khususnya yang bertugas di Ruang 405 Lantai 4 RSU Mutiasari.

Secara spesifik, pihak keluarga memberikan apresiasi tinggi kepada dr. M. Yusuf, dr. Ruri Gusandi, Sp.B, serta seluruh tim dokter yang terlibat.

Salah satu pengakuan datang dari Fredi Noza, Ketua Umum Tuah Aliansi Anak Melayu yang akrab disapa Kincai.

Mewakili pihak keluarga, ia menceritakan pengalaman emosional saat anak perempuannya yang berusia 14 tahun harus dilarikan ke rumah sakit akibat peradangan usus buntu.

“Kami sangat berterima kasih atas pelayanan dan perawatan yang diberikan kepada anak perempuan kami. Masuk tanggal 9 Juli 2026 subuh, pukul 04.30 WIB. Keramahan dan profesionalisme para dokter serta perawat sangat membantu proses penyembuhan anak kami, hingga tindakan operasi bedah langsung dilakukan pada hari yang sama pukul 18.30 WIB,” ujar Fredi.

Fredi mengakui bahwa awalnya pihak keluarga diselimuti rasa takut yang besar terkait penyakit usus buntu dan prosedur operasinya.

Namun, pendekatan humanis dari tim medis berhasil mengubah situasi tersebut.

“Anda membuat perbedaan besar dari apa yang awalnya kami dengar dan takutkan tentang usus buntu. Saya ingat senyum dokter saat masuk ke ruang pra-operasi. Kehadiran dokter membawa kedamaian ke ruangan itu dan perhatian yang diberikan sangat berarti bagi kami,” tambahnya dengan nada haru.

Selain keahlian bedah yang dinilai sangat terampil, sikap ramah dan kesediaan tim medis untuk mendengarkan keluhan pasien menjadi poin utama yang paling berkesan bagi keluarga.

“Terima kasih telah meluangkan waktu untuk mendengarkan, membuat pasien merasa dihargai dan dihormati, serta memperlakukan orang lain seperti ingin diperlakukan. Sikap tersebut membuat kami nyaman dan membantu menumbuhkan rasa percaya diri pasien untuk sembuh,” ungkap Fredi dalam pesan tertulisnya.

Setelah menjalani perawatan intensif pasca-operasi yang berjalan lancar, pasien remaja tersebut akhirnya dinyatakan membaik dan diperbolehkan pulang.

“Alhamdulillah, per tanggal 12 Juli 2026 pukul 14.00 WIB, putri saya sudah dibolehkan pulang ke rumah untuk masa pemulihan dan kontrol pasca-operasi usus buntu. Terima kasih banyak dokter telah merawat dengan sabar, telaten, dan penuh kebaikan. Pelayanan luar biasa ini membuat kami tenang, dan kehadiran serta senyuman dokter adalah obat terbaik bagi keluarga kami,” tutupnya.

Apresiasi dari tokoh masyarakat ini menjadi bukti nyata komitmen RSU Mutiasari Duri dalam menjaga standar profesionalisme medis sekaligus memberikan pelayanan yang hangat dan berorientasi pada keselamatan serta kenyamanan pasien.***

 

 

 

(FN)

Follow WhatsApp Channel www.harianmurba.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menguak Trik Reses ‘Menye-Menye’ Oknum Dewan Bengkalis: Aspirasi Rakyat Wassalam, yang Penting RT/RW Dan Perangkat Desa Diakomodir!
Quick Response Polres Mojokerto Kota Tindaklanjuti Laporan Masyarakat
Pelaku Usaha Limbah B3 dan Penyulingan Oli Bekas di Panongan, Diduga Hendak Suap Wartawan Rp 200 Ribu
Tambang Galian C Ilegal di Cigudeg Bogor Beroperasi Sembunyi – Sembunyi, Warga Resah Lingkungan Rusak
Wartawan Diduga di Intimidasi Ketika Sosial Kontrol Terkait Obat Keras Terlarang Daftar G di Wilayah Hukum Polsek Kalideres
Tangkap Lepas di Rumpin Jadi Sorotan, Oknum Polisi dan Wartawan Diduga Peras Mafia Solar 40 Juta
Coreng Citra Polri, Oknum Satresnarkoba Polres Pasuruan Dilaporkan Atas Dugaan Penganiayaan ‘Brutalitas dan Sadis’
Padang Ilalang di Jatiluhur Terbakar, Polisi Bergerak Cepat Padamkan Api Bersama Warga

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 08:48 WIB

Menguak Trik Reses ‘Menye-Menye’ Oknum Dewan Bengkalis: Aspirasi Rakyat Wassalam, yang Penting RT/RW Dan Perangkat Desa Diakomodir!

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:03 WIB

Quick Response Polres Mojokerto Kota Tindaklanjuti Laporan Masyarakat

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:36 WIB

Pelaku Usaha Limbah B3 dan Penyulingan Oli Bekas di Panongan, Diduga Hendak Suap Wartawan Rp 200 Ribu

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:40 WIB

Tambang Galian C Ilegal di Cigudeg Bogor Beroperasi Sembunyi – Sembunyi, Warga Resah Lingkungan Rusak

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:16 WIB

Wartawan Diduga di Intimidasi Ketika Sosial Kontrol Terkait Obat Keras Terlarang Daftar G di Wilayah Hukum Polsek Kalideres

Berita Terbaru