Kuota kritis perut meringis: dua orang susah nekat keliling kampung demi sinyal wi-fi tetangga setelah kena mental tinggal numpang

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEBAN – Sebuah fenomena medis dan sosial yang sangat membagongkan baru saja terjadi.

Akibat mengidap penyakit “Kepo Akut” dan hobi ngeyel tingkat dewa, seorang warga yang dulunya hidup tenang kini resmi menyandang gelar baru sebagai “Orang Susah.”

Korban dilaporkan terkena kutukan ini setelah nekat melanggar peringatan keras dari warga sekitar: “Jangan dekati orang susah!”

Namun, namanya juga manusia setengah rasi bintang Taurus alias keras kepala, korban justru makin mendekat karena penasaran.

Hasilnya? Korban ketularan miskin secara instan dan kini nasibnya sama persis dengan Si Susah yang asli.

Saat ini, Si Susah Nomor 1 dan Si Susah Nomor 2 dilaporkan telah membentuk sebuah aliansi atau kelompok menderita bersama.

Berdasarkan pantauan intelijen di pos ronda, aktivitas harian mereka sekarang hanyalah duduk berdua sambil melakukan ritual “Curhat Nasional” dan saling meratapi nasib.

Mereka berdua sering bernostalgia dan saling mengingatkan tentang indahnya “Zaman Keemasan” mereka dahulu. Sebuah masa-masa indah di mana otak mereka masih suci dari beban pikiran orang dewasa.

Daftar Penderitaan yang Dulu Kagak Pernah Dipikirin:

Sewa Rumah: Dulu tinggal numpang atau tinggal beres, sekarang pusing mikirin tagihan kontrakan yang nagihnya galakan si ibu kos daripada debt collector.

Makan: Dulu tinggal mangap makanan datang, sekarang mau makan harus mikir pakai rumus matematika kalkulus demi menghemat nasi.

Paket Data: Dulu kuota internet lancar jaya sampai bisa streaming 4K, sekarang kalau kuota habis langsung pusing keliling kampung nyari Wi-Fi gratisan yang gak dikasih password.

Transportasi: Dulu ke mana-mana tinggal gas atau pesen ojol, sekarang mau jalan kaki aja mikir dua kali karena takut sandal jepitnya makin tipis.

Sembako: Dulu gak tahu harga minyak goreng, sekarang hafal luar kepala harga beras seliter demi bertahan hidup.

Belanja Online COD: Dulu kalau pesan paket online sistem COD (Bayar di Tempat), kurir datang langsung bayar pake uang pas tanpa mikir, sekarang kurir baru masuk gang aja mereka udah gemetaran nyari recehan di bawah kasur sampai nekat pura-pura pingsan biar gak ditagih.

Menurut laporan saksi mata, meskipun status ekonomi mereka sudah di ambang kritis, ada satu kebiasaan yang konsisten dan tidak pernah berubah dari kedua orang susah ini.

Setiap hari, begitu mata melek setelah bangun tidur, aktivitas pertama dan utama mereka adalah langsung megang gadget alias HP.

Mereka bisa betah menatap layar HP berjam-jam sambil rebahan, pura-pura sibuk memantau saham (padahal cuma liatin video meme di TikTok dan Facebook) demi melupakan kenyataan hidup yang semakin mencekik.

Para ahli menyarankan kepada warga lain untuk tidak mendekati area curhat mereka, karena dikhawatirkan aura “susah” dan “kepo” tersebut bisa menular lewat udara.***

 

 

(FN)

Follow WhatsApp Channel www.harianmurba.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivitas Anak Krakatau Meningkat, Pemkab Lampung Selatan Ingatkan Warga Gunakan Masker dan Tingkatkan Kewaspadaan
Sigap Bertindak, Polisi Amankan Pria Diduga Palak Warga di Minimarket Purwakarta
Operasi Libas Lodaya 2026, Polres Purwakarta Ungkap 13 Kasus Kejahatan dan Amankan 9 Tersangka
Kanal Kering dan Angin Kencang, Salman Alfarisi Gerakkan 62 Personel Jinakkan Api di Lahan Gambut
Mobil Pengangkut Bantuan Pangan Alami Laka Tunggal di Tanjakan Kampung Pagadungan, Polri Hadir Tangani Situasi
Hendak Menyerahkan Penjual Obat Keras Terlarang Daftar G, Lima Wartawan Malah Ditetapkan Tersangka oleh Polsek Teluknaga
Anggota AWPI Bandar Lampung Dikeroyok Preman Saat Liputan Proyek Gapura UIN Raden Intan Lampung
Yusril Angkat Bicara soal Dugaan Galian Tanpa Izin: Sebut sebagai Program Prioritas Nasional Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:45 WIB

Aktivitas Anak Krakatau Meningkat, Pemkab Lampung Selatan Ingatkan Warga Gunakan Masker dan Tingkatkan Kewaspadaan

Sabtu, 5 September 2026 - 17:07 WIB

Sigap Bertindak, Polisi Amankan Pria Diduga Palak Warga di Minimarket Purwakarta

Kamis, 3 September 2026 - 21:18 WIB

Operasi Libas Lodaya 2026, Polres Purwakarta Ungkap 13 Kasus Kejahatan dan Amankan 9 Tersangka

Kamis, 3 September 2026 - 20:30 WIB

Kanal Kering dan Angin Kencang, Salman Alfarisi Gerakkan 62 Personel Jinakkan Api di Lahan Gambut

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:23 WIB

Mobil Pengangkut Bantuan Pangan Alami Laka Tunggal di Tanjakan Kampung Pagadungan, Polri Hadir Tangani Situasi

Berita Terbaru