Viral! Perempuan di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Bertahun-Tahun

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Sebuah kasus yang menyita perhatian publik tengah ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.

 

Seorang perempuan bernama Yuvita diduga menjadi korban penyekapan dan kekerasan fisik yang dilakukan oleh kekasihnya sendiri selama kurang lebih tiga tahun di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung.

 

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Yuvita saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung akibat kondisi fisiknya yang memprihatinkan.

 

Korban dilaporkan mengalami luka parah pada bagian wajah dan tubuh, serta mengalami gangguan penglihatan yang diduga merupakan dampak dari kekerasan yang dialaminya.

 

Selain itu, terdapat sejumlah luka dan bekas kekerasan di beberapa bagian tubuh korban.

 

Kondisi tersebut menyebabkan Yuvita mengalami kesulitan berjalan dan berbicara.

 

Trauma fisik maupun psikologis yang dialaminya juga menjadi perhatian serius dalam proses pemulihan.

 

Kasus ini memicu gelombang simpati dan kemarahan dari masyarakat. Banyak warganet yang menyampaikan dukungan kepada korban serta mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut dan memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku apabila terbukti bersalah.

 

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa kekerasan terhadap perempuan masih menjadi persoalan serius yang memerlukan perhatian bersama.

 

Masyarakat diharapkan lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan tidak ragu melaporkan apabila menemukan atau mengetahui adanya tindakan kekerasan.

 

Hingga saat ini, publik masih menantikan perkembangan lebih lanjut dari proses hukum yang sedang berjalan, sembari berharap Yuvita dapat pulih dan mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya.

 

“Kekerasan bukanlah cinta. Tidak ada alasan yang dapat membenarkan tindakan yang merenggut martabat dan kemanusiaan seseorang. Keadilan untuk Yuvita, dan perlindungan untuk setiap perempuan.”***

 

 

 

(HsN)

Follow WhatsApp Channel www.harianmurba.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivitas Anak Krakatau Meningkat, Pemkab Lampung Selatan Ingatkan Warga Gunakan Masker dan Tingkatkan Kewaspadaan
Sigap Bertindak, Polisi Amankan Pria Diduga Palak Warga di Minimarket Purwakarta
Operasi Libas Lodaya 2026, Polres Purwakarta Ungkap 13 Kasus Kejahatan dan Amankan 9 Tersangka
Kanal Kering dan Angin Kencang, Salman Alfarisi Gerakkan 62 Personel Jinakkan Api di Lahan Gambut
Mobil Pengangkut Bantuan Pangan Alami Laka Tunggal di Tanjakan Kampung Pagadungan, Polri Hadir Tangani Situasi
Hendak Menyerahkan Penjual Obat Keras Terlarang Daftar G, Lima Wartawan Malah Ditetapkan Tersangka oleh Polsek Teluknaga
Anggota AWPI Bandar Lampung Dikeroyok Preman Saat Liputan Proyek Gapura UIN Raden Intan Lampung
Yusril Angkat Bicara soal Dugaan Galian Tanpa Izin: Sebut sebagai Program Prioritas Nasional Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:45 WIB

Aktivitas Anak Krakatau Meningkat, Pemkab Lampung Selatan Ingatkan Warga Gunakan Masker dan Tingkatkan Kewaspadaan

Sabtu, 5 September 2026 - 17:07 WIB

Sigap Bertindak, Polisi Amankan Pria Diduga Palak Warga di Minimarket Purwakarta

Kamis, 3 September 2026 - 21:18 WIB

Operasi Libas Lodaya 2026, Polres Purwakarta Ungkap 13 Kasus Kejahatan dan Amankan 9 Tersangka

Kamis, 3 September 2026 - 20:30 WIB

Kanal Kering dan Angin Kencang, Salman Alfarisi Gerakkan 62 Personel Jinakkan Api di Lahan Gambut

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:23 WIB

Mobil Pengangkut Bantuan Pangan Alami Laka Tunggal di Tanjakan Kampung Pagadungan, Polri Hadir Tangani Situasi

Berita Terbaru