PURWAKARTA – Cuaca yang belum diiringi turunnya hujan dalam beberapa pekan terakhir menjadi perhatian para petani jagung di Kabupaten Purwakarta. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi pertumbuhan tanaman apabila tidak diantisipasi dengan perawatan dan pemantauan yang tepat.
Untuk mendukung produktivitas pertanian sekaligus menjaga ketahanan pangan, jajaran Polres Purwakarta terus melakukan pendampingan kepada para petani di wilayah binaannya.
Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Bojong Polres Purwakarta, AIPTU Andri bersama BRIPKA Koko, saat melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan pengecekan tanaman jagung hibrida di Kampung Cirateun, Desa Kertasari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, Jumat (19/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, petugas bersama petani melakukan pengecekan kondisi tanaman, tingkat kelembapan lahan, pertumbuhan batang dan daun, serta memantau dampak cuaca kering yang berpotensi menghambat perkembangan tanaman jagung.
Selain itu, dilakukan diskusi mengenai langkah-langkah antisipasi kekeringan, termasuk pengelolaan irigasi sederhana dan perawatan tanaman agar tetap tumbuh optimal meskipun curah hujan masih rendah.
Pemantauan rutin seperti ini menjadi penting karena fase pertumbuhan tanaman jagung sangat dipengaruhi oleh ketersediaan air.
Kekurangan pasokan air dalam waktu lama dapat menyebabkan daun menguning, pertumbuhan terhambat, hingga menurunkan produktivitas saat panen.
Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kapolsek Bojong, IPTU Andun Sofyan mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan anggota Bhabinkamtibmas merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian.
“Petani memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan. Karena itu, kami hadir untuk memberikan motivasi, melakukan pemantauan bersama, serta mendorong para petani agar tetap semangat merawat tanaman meskipun menghadapi kondisi cuaca yang kurang mendukung,” ujar Andun.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini, menjelaskan bahwa kegiatan pendampingan pertanian merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.
“Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri juga berupaya hadir mendukung sektor pertanian melalui pendampingan dan pemantauan di lapangan. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi bagi petani mengenai pentingnya deteksi dini terhadap ancaman kekeringan, hama, maupun penyakit tanaman agar hasil panen tetap optimal,” jelas IPTU Tini Yutini.
Ia menambahkan, kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini menuntut petani untuk lebih aktif melakukan pengawasan terhadap tanaman.
Dengan perawatan yang tepat, risiko gagal panen dapat diminimalkan dan target produksi jagung di Kabupaten Purwakarta dapat tercapai.
“Melalui sinergi antara petani dan kepolisian, diharapkan budidaya jagung hibrida terus berkembang dan mampu mendukung ketahanan pangan daerah. Kegiatan ini juga menjadi implementasi semangat SANTUN Polres Purwakarta (SAtia Ngajaga, TUlus Ngawula), yaitu hadir menjaga masyarakat sekaligus memberikan pendampingan dan pelayanan yang bermanfaat bagi kesejahteraan warga,” ungkap Tini.***
(Eva NR)







