Hadapi Ancaman Karhutla, Kapolres Purwakarta Pimpin Apel Gelar Pasukan dan Peralatan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWAKARTA – Menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat kondisi kemarau dan dampak El Niño, Polres Purwakarta bersama TNI, pemerintah daerah serta stakeholder terkait memperkuat kesiapsiagaan personel dan peralatan penanganan kebakaran.

Kesiapan tersebut ditunjukkan melalui Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Penanganan Karhutla yang dipimpin langsung Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam di Lapangan Apel Mako Polres Purwakarta, Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Apel turut dihadiri Wakapolres Purwakarta KOMPOL Yudiono para Pejabat Utama (PJU) Polres Purwakarta, Kapolsek jajaran serta personel Polres Purwakarta.

Kegiatan tersebut juga melibatkan kekuatan lintas instansi. Sebanyak 25 personel Kodim 0619 Purwakarta, 25 personel Kompi 3 Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Jabar, 25 personel BPBD Kabupaten Purwakarta, 20 personel Dinas Kebakaran Kabupaten Purwakarta, lima personel Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta beserta satu unit ambulans, 25 personel Sat Samapta Polres Purwakarta, 25 personel Sat Lantas Polres Purwakarta, serta lima personel perwakilan Polsek jajaran turut mengikuti apel.

Lima personel perwakilan Polsek tersebut berasal dari Polsek Purwakarta Kota, Polsek Jatiluhur, Polsek Pasawahan, Polsek Bungursari, Polsek Campaka dan Polsek Cibatu.

Dalam apel tersebut, kesiapan personel dan berbagai sarana pendukung penanganan karhutla diperiksa untuk memastikan seluruh unsur memiliki kemampuan respons yang cepat apabila terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Purwakarta.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kesiapsiagaan menghadapi kondisi cuaca ekstrem dan kekeringan yang dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Lahan yang kering, rumput dan ilalang yang mudah terbakar dapat membuat api dengan cepat meluas apabila tidak segera ditangani.

Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, mengatakan, apel gelar pasukan tersebut merupakan bentuk kesiapan sekaligus kepedulian Polri bersama seluruh stakeholder terhadap keselamatan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kesiapsiagaan dan kepedulian kita terhadap dampak musim kemarau dan El Niño. Kita harus memastikan personel maupun peralatan benar-benar siap apabila terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Purwakarta,” ujar AKBP Febri Nurzam.

Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan kecepatan sekaligus sinergi karena kebakaran dapat berkembang dengan cepat dan berdampak terhadap masyarakat maupun lingkungan.

“Tidak ada satu instansi yang dapat bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergitas TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, pemadam kebakaran, tenaga kesehatan dan seluruh unsur terkait agar setiap kejadian dapat ditangani secara cepat dan tepat,” tegasnya.

Sementara, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengajak masyarakat untuk menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan karhutla.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya di tengah kondisi kemarau. Jangan melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar, karena kondisi lahan yang kering membuat api sangat mudah merambat,” ujar IPTU Tini Yutini.

Ia menambahkan, masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran.

“Peran masyarakat sangat penting. Jika menemukan titik api, segera laporkan kepada petugas dan jangan mengambil tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula petugas dapat melakukan penanganan,” tambahnya.

Melalui apel gelar pasukan dan peralatan tersebut, Polres Purwakarta menunjukkan komitmen untuk tidak hanya siap ketika bencana terjadi, tetapi juga memperkuat langkah pencegahan sejak dini.

Sinergitas lintas instansi diharapkan mampu mempercepat respons terhadap setiap potensi karhutla sekaligus meminimalkan dampak terhadap keselamatan masyarakat, lingkungan dan aktivitas warga di Kabupaten Purwakarta.***

 

(Eva NR)

Follow WhatsApp Channel www.harianmurba.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‘Ayo Berbagi’ Polsek Magersari Hadir di Tengah Masyarakat
Kades KDN Bergerak Cepat, Usulkan 225 Tiang Listrik Demi Kenyamanan Warga Simpang Padang
Aksi Unik di Duri: Jum’at berkah Ormas Tuah Aliansi Anak Melayu Bagikan Air Mineral Berhadiah Uang Tunai Rp50 Ribu hingga ke Pelosok Gang
Realisasikan Dana Desa (DD) Tahap II Tahun 2026, Pemerintah Desa Pematang Pasir Bangun Drainase Pemukiman
Kapolres Purwakarta Perkuat Sinergi dengan PT Indorama, Dorong Kolaborasi Jaga Kondusivitas Dunia Industri
Gema Tahniah dan Doa Istikamah Tuah Aliansi Anak Melayu di Milad ke-43 Kapolres Bengkalis
Darurat Kacamata Hitam di Duri: Menakar Radiasi Aura Kemapanan Ketua Umum Tuah Aliansi Anak Melayu
Polda Lampung Perkuat Pencarian 5 Wartawan dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 23:21 WIB

‘Ayo Berbagi’ Polsek Magersari Hadir di Tengah Masyarakat

Sabtu, 12 September 2026 - 05:28 WIB

Kades KDN Bergerak Cepat, Usulkan 225 Tiang Listrik Demi Kenyamanan Warga Simpang Padang

Jumat, 11 September 2026 - 20:32 WIB

Aksi Unik di Duri: Jum’at berkah Ormas Tuah Aliansi Anak Melayu Bagikan Air Mineral Berhadiah Uang Tunai Rp50 Ribu hingga ke Pelosok Gang

Jumat, 11 September 2026 - 12:40 WIB

Realisasikan Dana Desa (DD) Tahap II Tahun 2026, Pemerintah Desa Pematang Pasir Bangun Drainase Pemukiman

Kamis, 10 September 2026 - 22:04 WIB

Kapolres Purwakarta Perkuat Sinergi dengan PT Indorama, Dorong Kolaborasi Jaga Kondusivitas Dunia Industri

Berita Terbaru