Niatnya Nyindir Polisi Pakai Drama Rampok Kasus Lama, Sejoli Amatir di BATHIN SOLAPAN Malah Jadi Badut Gara-Gara Akting Kaku di Depan CCTV

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKALIS – Sebuah mahakarya komedi situasi baru saja tersaji di Kecamatan Bathin Solapan, yang untungnya langsung disudahi oleh jajaran Polsek Mandau.

 

Demi menyelamatkan sang kekasih dari kejaran debt collector pinjaman online (pinjol), seorang wanita bernama Kanela Febriana (24) nekat menyutradarai drama perampokan fiktif senilai Rp600 juta di rumahnya sendiri, Jalan Gurindam 12, Desa Simpang Padang, pada Rabu, 20 Mei 2026.

 

Menariknya, ide brilian ini muncul karena Kanela, sebagai netizen aktif, paham betul bahwa polisi setempat masih punya utang kasus alias belum berhasil menangkap pelaku perampokan asli yang viral beberapa bulan lalu di Duri.

 

Berpikir taktis ala detektif media sosial, Karnela berasumsi polisi akan kewalahan atau butuh waktu lama untuk mengungkap kasus baru ini, persis seperti kasus aslinya yang masih misterius.

 

Ia sengaja membuat aksi ini tepat di depan kamera CCTV rumah agar videonya viral, menyaingi kehebohan perampokan sungguhan yang sempat menggegerkan warga Mandau dan Bathin Solapan.

 

Sayang seribu sayang, insting kriminal Karnela ternyata jauh di bawah standar, sementara insting komedi dari aksinya justru meledak.

Skenario “Sinema Pintu Belakang” ini dimulai saat Rahmat Taufik (29), pacar Kanela yang terlilit utang, datang mengenakan hoodie gelap dan topeng ala perampok profesional.

 

Namun, bukannya terlihat menyeramkan, adegan di CCTV justru tampak seperti latihan teater anak sekolah.

 

Korban tertangkap kamera memberikan kode lirih ke pintu belakang sebelum pacarnya masuk.

 

Saat aksi dimulai, RT melakukan gerakan mencekik leher dan menyeret Korban yang super lembut tanpa perlawanan sama sekali.

 

Bahkan, HP yang dipegang Korban diambil oleh Rahmat Taufik dengan sangat sopan, perlahan, dan diletakkan di atas meja seolah takut layarnya lecet.

 

Setelah korban pura-pura digiring ke ruangan yang tidak terpantau CCTV, sang pacar dengan leluasa menguras isi rumah.

 

Sembilan gelang emas, satu kalung emas, gelang giok, dan empat cincin emas senilai total Rp600 juta sukses berpindah tempat ke dalam wadah yang sangat tidak estetik: sebuah kotak sepatu.

 

Drama berlanjut saat Karnela Febriana bersama kakak kakaknya Nova Mutia (35) dengan percaya diri membuat laporan resmi ke Polsek Mandau siang itu juga.

 

Berharap polisi akan bingung seperti dalam kasus perampokan sebelumnya, Karnela kena batunya sendiri.

 

Begitu diinterogasi intensif oleh penyidik, aktingnya mendadak runtuh. Wajahnya pucat, gesturnya gugup, dan bicaranya mulai ngawur seperti orang kurang tidur.

 

Ditambah lagi, polisi yang jeli melihat rekaman CCTV langsung sadar bahwa “perampok” dan “korban” ini terlalu kompak dan saling pengertian.

 

Melihat plot twist yang begitu nyata, Team Opsnal Polsek Mandau langsung bergerak cepat, mungkin karena gemas melihat kualitas akting kedua pelaku yang meremehkan kinerja mereka.

 

Hanya dalam hitungan jam, tepatnya Rabu malam sekitar pukul 20.00 WIB, pelarian sang aktor utama berakhir.

 

Rahmat Taufik diciduk tanpa perlawanan di tempat kerjanya, wilayah PT ACS Desa Tengganau, Kecamatan Pinggir, lengkap dengan kotak sepatu sakti berisi emas ratusan juta tersebut.

 

Kini, sejoli yang cintanya terlalu kreatif ini harus mendekam di sel tahanan Polsek Mandau atas dugaan laporan palsu dan pencurian.

 

Alih-alih utang pinjol lunas dan menjadi korban yang dikasihani netizen, mereka justru sukses menjadi badut daerah yang menghibur warga Duri.

 

Kasus ini sekaligus menjadi bukti bahwa sepandai-pandainya warga menyindir polisi lewat skenario palsu, polisi ternyata jauh lebih cepat menangkap perampok amatir bentukan pacar sendiri daripada perampok asli yang sampai sekarang entah ada di mana.***

 

 

 

(FN)

Follow WhatsApp Channel www.harianmurba.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Mojokerto Kota Tanamkan Disiplin dan Kesadaran Kamtibmas Kepada Pelajar
Pemdes Taman Sari Realisasikan Pembangunan Jalan Cor Beton Anggaran Dana Desa Tahap 2 Tahun 2026
Patroli Sambangi Objek Vital, Polsek Pasawahan Perkuat Pengamanan Bank BRI untuk Cegah Kejahatan
Fasilitas Premium Harga Minimum, Homestay Malahayatty Sukajadi Jadi Surga Nyata Kaum Rebahan Elit di Duri
Satlantas Polres Purwakarta Intensifkan KRYD Malam Hari, Cegah Pelanggaran Lalu Lintas dan Kejahatan Jalanan
Kompak Berinisial M, Dua Emak-Emak di Bengkalis Alih Profesi Jadi Pengedar Sabu Kelas Sachet Ekonomis
Selebgram Habib HDW Hadiri Sawit Nusantara Award 2026, Dukung Kolaborasi Industri Sawit Nasional
Bakso Bupris Ramaikan Resepsi Pernikahan Keluarga Besar Jemari, Sajian Bakso Jadi Favorit Tamu Undangan

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:14 WIB

Polres Mojokerto Kota Tanamkan Disiplin dan Kesadaran Kamtibmas Kepada Pelajar

Senin, 27 Juli 2026 - 23:13 WIB

Pemdes Taman Sari Realisasikan Pembangunan Jalan Cor Beton Anggaran Dana Desa Tahap 2 Tahun 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 21:29 WIB

Patroli Sambangi Objek Vital, Polsek Pasawahan Perkuat Pengamanan Bank BRI untuk Cegah Kejahatan

Senin, 27 Juli 2026 - 20:01 WIB

Fasilitas Premium Harga Minimum, Homestay Malahayatty Sukajadi Jadi Surga Nyata Kaum Rebahan Elit di Duri

Senin, 27 Juli 2026 - 10:13 WIB

Kompak Berinisial M, Dua Emak-Emak di Bengkalis Alih Profesi Jadi Pengedar Sabu Kelas Sachet Ekonomis

Berita Terbaru