Tragedi HP Murah di Wilayah PHR: Gagal Jadi Humas Elite Karena Spek Gawai Kurang Mumpuni untuk Silahturahmi Gaib!

Senin, 7 September 2026 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DURI – Sebuah standar baru yang cukup menggoncang dunia kehumasan kini resmi lahir dari wilayah operasional PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Blok Rokan, Senin (7/9).

Bukan soal sertifikasi kompetensi atau keahlian retorika, melainkan kewajiban mutlak bagi seorang Hubungan Masyarakat (Humas) untuk menggenggam gawai kasta tertinggi: iPhone 17 Pro dengan kapasitas penyimpanan 512 GB.

Aturan tidak tertulis namun bersifat “harga mati” ini mencuat setelah putri bungsu dari seorang tokoh lokal bernama Fredi Noza (Kin Cai Un) Ketua Umum Tuah Aliansi Anak Melayu memberikan ultimatum keras.

Menurut sang anak, menjadi praktisi humas di wilayah sekaya Blok Rokan dengan ponsel murah adalah sebuah penistaan profesi yang ia sebut secara gamblang sebagai “Humas Kere”.

“Mana main jadi humas di wilayah PHR kalau hapenya murah? Itu Humas kere namanya!” cetus sang anak gadis bungsu menirukan standar gengsi perminyakan masa kini.

Pernyataan visioner ini langsung mengubah lanskap industri kelistrikan, minyak, dan gas bumi di Riau.

Blok Rokan yang dikenal sebagai salah satu penghasil minyak terbesar di Indonesia dinilai tidak layak menampilkan representasi publik yang menggunakan ponsel dengan memori penuh atau kamera buram saat mendokumentasikan kegiatan korporat.

Namun, daya tarik utama dari tuntutan iPhone 17 Pro 512 GB ini rupanya bukan sekadar untuk pamer gengsi di hadapan para pemangku kepentingan.

Ada spesifikasi mistis dan supranatural tersembunyi yang diklaim hanya dimiliki oleh gawai flasgship rilisan terbaru tersebut.

Dengan kapasitas raksasa 512 GB, ponsel tersebut dilaporkan memiliki kemampuan mumpuni untuk merekam gelombang suara frekuensi gaib, termasuk suara hantu di sekitar sumur minyak tua.

Lebih jauh lagi, lensa kamera terbarunya diklaim mampu menangkap visual makhluk halus dengan kualitas super jernih tanpa distorsi.

Kemampuan ini dinilai sangat krusial bagi Humas PHR agar bisa menjalin hubungan baik dan melakukan mediasi tidak hanya dengan masyarakat dunia nyata, tetapi juga dengan komunitas astral yang menghuni wilayah Blok Rokan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak manajemen mengenai apakah pengadaan iPhone 17 Pro 512 GB berkemampuan mendeteksi hantu ini akan dimasukkan ke dalam anggaran operasional perusahaan atau tidak.

Namun satu hal yang pasti, para humas di wilayah Duri kini mulai berkeringat dingin melihat isi dompet mereka.***

 

 

(FN)

Follow WhatsApp Channel www.harianmurba.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Update Fitur Hidup Terbaru: Tombol “Ngatur” Hanya Aktif Jika Saldo Dompet Tebal, Kaum Minim Dana Otomatis Masuk Mode ‘Terima Kodrat’
Menolak Menyerah pada Angan-Angan: Menagih Kepastian Kerja dan Rumah bagi Pemuda Purwakarta
Peringati Hari Lahir Pancasila, Founder HarianMurba Trisna Mukti Arisandy: Pancasila Harus Jadi Alat Ukur Kebijakan, Bukan Sekadar Seremoni
DIY Jadi Provinsi Paling Padat Daycare di Jawa, Kalahkan Jakarta
REKOR BARU! Jawa Tengah Pimpin Sebaran Koperasi Merah Putih, Aceh Beri Kejutan Besar
Ketimpangan Ekonomi Urban: Mengapa Upah Buruh Masih Menjadi Sasaran Eksploitasi?

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:21 WIB

Tragedi HP Murah di Wilayah PHR: Gagal Jadi Humas Elite Karena Spek Gawai Kurang Mumpuni untuk Silahturahmi Gaib!

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Update Fitur Hidup Terbaru: Tombol “Ngatur” Hanya Aktif Jika Saldo Dompet Tebal, Kaum Minim Dana Otomatis Masuk Mode ‘Terima Kodrat’

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:58 WIB

Menolak Menyerah pada Angan-Angan: Menagih Kepastian Kerja dan Rumah bagi Pemuda Purwakarta

Senin, 1 Juni 2026 - 04:33 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Founder HarianMurba Trisna Mukti Arisandy: Pancasila Harus Jadi Alat Ukur Kebijakan, Bukan Sekadar Seremoni

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:59 WIB

DIY Jadi Provinsi Paling Padat Daycare di Jawa, Kalahkan Jakarta

Berita Terbaru