SURABAYA – Momen peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun di lingkungan Polrestabes Surabaya menjadi ajang apresiasi atas dedikasi dan kinerja jajaran kepolisian.
Dalam upacara yang digelar pada Rabu (1/7/2026), Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto, menerima enam penghargaan sekaligus dari Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan.
Pencapaian tersebut menjadi salah satu penghargaan terbanyak yang diberikan kepada seorang pejabat utama di lingkungan Polrestabes Surabaya.
Namun, di balik prestasi itu, AKBP Edy Herwiyanto memilih merendahkan diri.
Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari dedikasi seluruh personel Satreskrim Polrestabes Surabaya.
“Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, melainkan untuk seluruh anggota Satreskrim yang setiap hari bekerja tanpa mengenal lelah, memastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara cepat, profesional, dan tuntas,” ujar AKBP Edy Herwiyanto.
Enam penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan Satreskrim Polrestabes Surabaya dalam mengungkap berbagai kasus menonjol yang menjadi perhatian publik sepanjang tahun 2026.
Di antaranya pengungkapan jaringan online scamming berskala internasional, pembongkaran praktik perjokian UTBK-SNBT di sejumlah perguruan tinggi negeri, hingga keberhasilan menyelamatkan seorang lansia berusia 80 tahun yang menjadi korban penculikan dengan nilai kerugian mencapai Rp2,9 miliar.
Keberhasilan tersebut dinilai sebagai bukti nyata profesionalisme, kecepatan, dan ketelitian jajaran Satreskrim dalam menangani berbagai tindak pidana yang berdampak luas terhadap masyarakat.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan, memberikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut.
Menurutnya, penghargaan yang diterima AKBP Edy Herwiyanto merupakan bentuk pengakuan terhadap kepemimpinan yang mampu membangun sistem kerja yang responsif, solid, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kepemimpinan yang berhasil membangun tim Satreskrim menjadi satuan yang bekerja secara profesional, solid, responsif, dan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan.
Meski menjadi penerima penghargaan terbanyak pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80, AKBP Edy Herwiyanto tetap menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh personel Satreskrim, mulai dari penyidik hingga anggota yang bertugas di lapangan.
Menurutnya, penghargaan tersebut justru menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, penegakan hukum, dan perlindungan kepada masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama.
Sinergi antara kepolisian, pemerintah, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan Surabaya yang aman, nyaman, dan kondusif.
“Ketika keamanan tetap terjaga, aktivitas masyarakat berjalan dengan baik, investasi tumbuh, dan perekonomian daerah ikut berkembang. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat Surabaya untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” pungkas AKBP Edy Herwiyanto.
Enam penghargaan yang diraih tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras, kepemimpinan yang humanis, serta soliditas tim mampu menghadirkan prestasi yang membanggakan.
Lebih dari sekadar simbol penghargaan, capaian tersebut menjadi motivasi bagi jajaran Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk terus memberikan pelayanan terbaik, penegakan hukum yang profesional, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.***
(Sgk)







