Satgas P2MI PROJO Kecam Keras Kasus LPK Cirebon, Siap Kawal dan Berikan Masukan Langsung ke Kementerian

Senin, 1 Juni 2026 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIREBON – Kasus dugaan penipuan puluhan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Ciremai Global Academy di Babakan, Kabupaten Cirebon, memantik reaksi keras dari Satuan Tugas Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Satgas P2MI) PROJO.

 

Ketua Satgas P2MI PROJO, Judi Panca Nugroho, S.Si. (yang akrab disapa Yudi), mengecam keras peristiwa pengemplangan dana investasi yang merugikan masyarakat lintas daerah tersebut. Pihaknya menegaskan siap turun tangan mengawal kasus ini hingga tuntas.

 

“Dengan adanya kejadian ini, kita Satgas P2MI PROJO sangat mengecam apa yang terjadi di masyarakat dan siap mengawal kasus ini,” ujar Judi Panca Nugroho, Minggu (31/5/2026).

 

Konsolidasi Lintas Wilayah di Jabar

 

Untuk memastikan pengawalan berjalan maksimal, Satgas P2MI PROJO langsung bergerak cepat melakukan koordinasi internal.

 

Momentum Konferensi Daerah (Konferda) PROJO Jawa Barat 2026 yang tengah berlangsung dimanfaatkan sebagai wadah konsolidasi taktis.

 

“Dalam ikutsertaan di acara Konferda PROJO Jabar 2026, kami telah melakukan konsolidasi dengan Satgas P2MI Jabar dan kabupaten/kota di wilayah Cirebon Raya. Kami siap memantau kasus ini dengan bekerja sama secara ketat,” tambah Yudi.

 

Soroti Skema Perseorangan dan LPK Nakal di Media Sosial

 

Sebagai sosok yang juga menjabat selaku Sekjen asosiasi penempatan, Yudi mengungkapkan bahwa dirinya sudah berulang kali mengingatkan risiko besar di balik skema penempatan perseorangan ini melalui grup-grup komunikasi internal penempatan.

 

Menurutnya, penempatan pekerja migran dengan skema perseorangan sangat rentan menimbulkan kasus hukum yang merugikan masyarakat jika tidak diperhatikan secara serius oleh kementerian terkait.

 

Ia juga menyoroti fenomena maraknya LPK yang menyalahgunakan wewenang secara masif di media sosial.

 

“Banyak LPK-LPK yang seharusnya hanya boleh melatih calon pekerja migran saja, tetapi justru masif mempromosikan diri di media sosial untuk membuka lowongan pekerjaan di luar negeri dan memprosesnya melalui skema perseorangan melalui oknum,” kritik Yudi tegas.

 

Siap Bawa Masukan ke Direktorat Pelindungan PMI

 

Satgas P2MI PROJO tidak tinggal diam melihat celah regulasi yang dimanfaatkan oleh oknum LPK nakal tersebut.

 

Langkah konkret jajaran pengurus pusat akan langsung dibawa ke tingkat kementerian pada pekan ini.

 

“Kita akan memberikan masukan langsung saat pertemuan dengan Direktorat Pelindungan Pekerja Migran pada hari Rabu nanti, agar keberadaan LPK-LPK ini dapat lebih jelas status dan batas kewenangannya,” pungkas Yudi.

Sebelumnya diberitakan, rumah pengelola LPK Ciremai Global Academy di Desa Sumber Kidul digeruduk puluhan calon PMI dari berbagai daerah (Cirebon, Sukabumi, Cianjur, Indramayu, hingga Cilacap) karena gagal berangkat ke Eropa setelah menyetor uang puluhan hingga ratusan juta rupiah.

 

Saat ini, penanganan kasus hukum tersebut telah resmi diambil alih oleh Satreskrim Polresta Cirebon.***

 

 

(Eva NR)

Follow WhatsApp Channel www.harianmurba.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kades KDN Bergerak Cepat, Usulkan 225 Tiang Listrik Demi Kenyamanan Warga Simpang Padang
Aksi Unik di Duri: Jum’at berkah Ormas Tuah Aliansi Anak Melayu Bagikan Air Mineral Berhadiah Uang Tunai Rp50 Ribu hingga ke Pelosok Gang
Realisasikan Dana Desa (DD) Tahap II Tahun 2026, Pemerintah Desa Pematang Pasir Bangun Drainase Pemukiman
Kapolres Purwakarta Perkuat Sinergi dengan PT Indorama, Dorong Kolaborasi Jaga Kondusivitas Dunia Industri
Gema Tahniah dan Doa Istikamah Tuah Aliansi Anak Melayu di Milad ke-43 Kapolres Bengkalis
Darurat Kacamata Hitam di Duri: Menakar Radiasi Aura Kemapanan Ketua Umum Tuah Aliansi Anak Melayu
Polda Lampung Perkuat Pencarian 5 Wartawan dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Hari Olahraga Nasional ke-43, Kapolres Purwakarta Ajak Personel Jaga Kebugaran untuk Dukung Pelayanan kepada Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 05:28 WIB

Kades KDN Bergerak Cepat, Usulkan 225 Tiang Listrik Demi Kenyamanan Warga Simpang Padang

Jumat, 11 September 2026 - 20:32 WIB

Aksi Unik di Duri: Jum’at berkah Ormas Tuah Aliansi Anak Melayu Bagikan Air Mineral Berhadiah Uang Tunai Rp50 Ribu hingga ke Pelosok Gang

Jumat, 11 September 2026 - 12:40 WIB

Realisasikan Dana Desa (DD) Tahap II Tahun 2026, Pemerintah Desa Pematang Pasir Bangun Drainase Pemukiman

Kamis, 10 September 2026 - 22:04 WIB

Kapolres Purwakarta Perkuat Sinergi dengan PT Indorama, Dorong Kolaborasi Jaga Kondusivitas Dunia Industri

Kamis, 10 September 2026 - 14:22 WIB

Darurat Kacamata Hitam di Duri: Menakar Radiasi Aura Kemapanan Ketua Umum Tuah Aliansi Anak Melayu

Berita Terbaru